INFO TANGERANG

Media Kaum Millenials Tangerang Raya

URL Berhasil Disalin
Menu
Banten Terkini

Mencicipi Kuliner Khas Banten, Ada Makanan Para Sultan Banten Yang Masih Eksis Hingga Sekarang

0
0
Mencicipi Kuliner Khas Banten, Ada Makanan Para Sultan Banten Yang Masih Eksis Hingga Sekarang
Foto : @disporakotaserang

Banten tidak hanya dikenal sebagai tempat wisata alam nya saja yang indah, melainkan juga banyak wisata kuliner yang saat ini masih eksis keberadaannya. Bahkan ada pula kuliner dari para Sultan Banten yang hingga kini masih di jaga bahkan banyak dijual di berbagai rumah makan yang ada di Banten.

Sehingga makanan-makanan tersebut masih bisa dinikmati dan mudah untuk dicari. Berikut kuliner khas Banten yang wajib dicicipi :

  1. Rabeg
Foto : @the.lucky.belli

Rabeg merupakan makanan kesukaan para Sultan Banten yang masih populer hingga sekarang. Makanan dengan bahan baku daging dan jeroan kambing ini menurut masyarakat Banten disebut makanan akulturasi Arab-Banten karena memiliki sejarah panjang.

Menurut sejarah Sultan Maulana Hasanuddin kala itu berkelana ke tanah arab untuk menunaikan ibadah haji ketika itu rombongan dari Banten singgah di Pelabuhan Kota Rabigh Arab Saudi yang terletak di tepi laut merah. Kota Rabigh adalahkota kuno yang sebelumnya bernama Al Juhfah. Dahulu kota tersebut pernah dihantam tsunami besar yang meluluhlantakkan Al Juhfah, seiring berjalan nya waktu Al Juhfah dibangun kembali dan menjelma menjadi kota yang sangat indah.

Ketika Sultan Maulana Hasanuddin berada di Kota Rabigh beliau sering menghabiskan waktu berkeliling kota tersebut dan mencicipi satu hidangan dengan bahan dasar daging kambing dan Sultan Maulana Hasanuddin sangat menyukai nya.

Usai melaksanakan ibadah haji dan pulang ke Banten, Sultan Maulana Hasanuddin tidak bisa melupakan kenangan  ada di Kota Rabigh terutama masakan olahan kambing yang sangat lezat. Untuk mengobati kerinduan Kota Rabigh maka ia memerintahkan juru masak istana untuk membuat masakan yang dicicipi di Kota Rabigh. Meski tidak sama persis, masakan karya juru masaknya tetap disukai Sultan.

Foto : @misshotrodqueen

Sejak itulah masakan ala Kota Rabigh menjadi hidangan yang wajib ada di istana Kesultanan Banten dan seiring berjalannya waktu makanan tersebut dinamai Rabigh dan mulai menyebar hingga ke seluruh Banten dan masyarakat nya pun sangat menyukai. Rabigh kemudian berubah menjadi Rabeg hingga saat ini.

Rabeg sendiri memiliki cita rasa pedas manis seperti semur tongseng, dalam pembuatannya banyak sekali rempah-rempah yang dicampurkan sehingga rasa Rabeg sangat khas. Saat ini hidangan Rabeg sudah banyak dijual, di Kota Serang dan Kota Cilegon sendiri terdapat rumah makan yang menyajikan Rabeg dan untuk menemukannya sangatlah mudah. Tidak hanya dijual saja hidangan Rabeg banyak disajikan ketika ada hajatan seperti acara pernikahan, akikah, hari besar dll.

  1. Angeun Lada
Foto : @kreasi_ku

Kuliner khas Banten yang berkuah dan bening dengan sedikit warna kemerahan ini telah menjadi primadona kuliner bagi masyarakat Banten yakni Angeun Lada.

Kuliner yang berakar dari masyarakat Sunda yang ada di Banten ini menjadi salah satu hidangan yang wajib ada ketika acara kumpul keluarga maupun hari besar. Angeun dalam bahasa Sunda artinya sayur dan Lada adalah pedas jika diartikan dalam bahasa Indonesia adalah Sayur Pedas.

Foto : @wahyusaidi

Angeun Lada berbahan dasar jeroan dan tetelan kerbau atau sapi yang dimasak dengan bumbu khas Sunda yang sangat kaya akan rempahnya dan bercita rasa pedas. Rasa pedas nya berasal dari serai, lengkuas, kencur dan rempah lainnya sehingga menghasilkan kuah yang sangat pedas. Selain itu yang unik dari Angeun Lada adalah adanya campuran daun walang yang beraroma sangat kuat seperti walang sangit dan jenis tumbuhan ini hanya bisa ditemukan di daerah selatan Banten. Tidak heran apabila Angeun Lada memiliki rasa dan aroma yang sangat khas.

Foto : @dennis_red_tiger

Untuk menikmati Angeun Lada bisa mengunjungi Rumah Makan Cep Udin yang ada di Pandeglang Jl. Curug Sawer dan di beberapa hotel yang ada di Anyer pun menyajikan hidangan ini.

  1. Sate Bandeng
Foto : google

Sate Bandeng merupakan kuliner yang banyak digemari masyarakat Banten. Sate Bandeng juga memiliki  sejarah yang berasal dari Kesultanan Banten pada abad ke 16 yang saat itu menjadi menu makanan kerajaan. Dalam proses memasaknya koki kerajaan ingin membuat masakan bandeng dengan menghilangkan duri atau tulang halus nya yang ada dalam daging ikan bandeng.

Sang koki berusaha  untuk mengambil duri-duri tersebut dengan cara memukul daging ikan bandeng, namun karena dipukul-pukul duri nya pun ikut tercampur. Tak hilang akal koki kerajaan pun mencampurkan santan dan bumbu rempah ke daging ikan bandeng kemudian dimasukkan kembali kedalam kulit ikan bandeng dan bandeng terlihat tebal sehingga membuat bandeng kembali utuh. Kemudian ia memasaknya dengan cara dibakar.

Foto : google

Saat itulah Sate Bandeng menjadi populer hingga sekarang. Seiring berkembang nya jaman Sate Bandeng yang pada mulanya hanya dimasak dengan garam, bawang merah dan santan saja kini terdapat banyak penambahan bumbu racikan rempah-rempah yang beragam bahkan tidak sedikit yang menambahkan cabai.

Oleh sebab itu dipasaran Sate Bandeng memiliki dua rasa yaitu yang pedas dan original. Cara penyajian Sate Bandeng bisa dibakar dan digoreng. Sate Bandeng banyak ditemui di Kota Serang dan Kota Cilegon dirumah-rumah makan dan biasanya dipajang di etalase kaca  di pusat oleh-oleh khas Banten pun banyak dijual Sate Bandeng.

  1. Sate Bebek Khas Cibeber
Foto : @love.fhina

Jika sedang pelesiran ke Kota Cilegon maka sempatkan mampir ke rumah makan yang menyajikan Sate Bebek. Kuliner khas Banten satu ini memiliki cita rasa yang gurih, pedas dan  nikmat. Daging bebek yang dikenal alot disini dibuat menjadi sangat empuk tidak heran apabila Sate Bebek khas Cibeber banyak digemari wisatawan dan warga Cilegon.

Foto : @dapurlemumantul

Sate Bebek diolah dan di marinasi dengan bumbu-bumbu seperti bawang merah dan putih, kemiri, cabai, ketumbar, kunyit, lengkuas, garam dan merica tidak heran apabila rasanya sangat nikmat dan enak. Jika ingin mencicipi Sate Bebek khas Cibeber bisa berkunjung ke Rumah Makan Cindelaras yang ada di Jalan Jenderal Ahmad Yani Cilegon, rumah makan ini buka setiap hari tidak hanya sajian Sate Bebek nya saja melainkan juga ada menu lainnya yang bisa dipesan.

  1. Ketan Bintul
Foto : @bebadog.bae

Ketan Bintul merupakan salah satu kuliner khas Banten yang hanya ada ketika bulan Ramadhan. Ketan Bintul memiliki rasa yang gurih dan bertekstur lembut. Bahan dasar untuk membuat Ketan Bintul adalah dari beras ketan  putih yang tumbuk hingga menjadi padat, kemudian dikukus dengan campuran santan. Menurut sejarah Ketan Bintul merupakan makanan kesukaan Sultan Banten sejak dulu hingga sekarang dan menjadi makanan yang wajib ada ketika Ramadhan.

Foto : @panorama.banten

Kuliner satu ini biasanya ditemui ketika ramadhan menjelang buka puasa dan bisa ditemukan di Pasar Lama Kota Serang, disana ada penjual Ketan Bintul yang sudah berjualan sejak tahun 1980 yang bernama Hj. Mamad. Ketan Bintul Hj. Mamad banyak disukai warga Serang dan sangat ramai menjelang sore.

Suka

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten